Langit Mu Biru
Ditengah hari menuju siang terik panas yang sedang di titik didihnya. Panas menyengat tapi tak menyulutkan langkah. Bersama beriring meninggalkan jejak di aspal hitam panas. Tentang langkah yang tak akan pernah sulut ,dan tentang kamu yang akan terus bergerak menjauh. Ini hanya tentang kegigihan hati mu dan keinginan hati mu. Ketika kamu mencoba untuk tetap stagnan di tempat nyaman mu atau mencoba angin curah baru di tempat lain. Untuk setiap kata hati yang ingin kamu ikuti atau kamu abaikan. Pada akhirnya semua akan kembali pada diri mu sendiri. Ucapan terima kasih kepada Tuhan walau hanya langit biru cerah yang ia berikan untuk mu hari ini. Ketika langkah kamu mu masih diberkahi dengan teman langit biru bersih yang terbentang luas. Memberi mu harap bahwa harapan mu juga seluas langit biru di atas.